Showing posts with label ilmu. Show all posts
Showing posts with label ilmu. Show all posts

In ilmu tahukah anda ? trick

Eksperimen Kimia Sederhana:

Nama : Noor Arif Sultan B

Warna yang Menghilang

Tujuan       : Untuk mengamati hilangnya warna secara ajaib.
Alat dan Bahan  :
·         Zat pewarna makanan berwarna merah
·         Pemutih
·         Pipet tetes
·         Stoples kecil
Peringatan      !!   : Pengawasan orang dewasa diperlukan pada saat penggunaan bahan pemutih ini. Jika pemutih tumpah, segera bersihkan bagian yang terkena tumpahan dengan air bersih.

Langkah kerja  :
Isi stoples setengahnya dengan air.
tambahkan dua tetes zat pewarna ke dalam air dan aduk.
Gunakan pipet untuk menambahkan tetesan pemutih ke dalam cairan yang bewarna.
Tambahkan terus tetesan pemutih sampai larutan merah menjadi cairan bening.
Sekarang tambahkan setetes zat pewarna merah kepada cairan yang bening.
Amati hasilnya.
Pembahasan   :
Larutan air merah akan menjadi bening seiring dengan diteteskannya pemutih ke dalamnya. Hal ini disebabkan karena zat pemutih mengandung sodium hipoklorit; NaClO. Zat kimia ini mengandung O2 yang dapat dilepaskan dengan mudah. O2 bercampur dengan zat kimia dalam larutan dan membentuk campuran tak bewarna.
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTtaLYan_bDnWo3BJ_QHYkcssVo2MEtpQp_AMc1SjB0w7DTy-UZ
Penambahan zat pewarna merah ke dalam larutan bening yang mengandung zat pemutih menghasilkan pengaruh AJAIB yang menarik. Warna merah menghilang, ketika menyentuh permukaan cairan. Hal ini disebabkan karena tetesan merah dikelilingi oleh pemutih yang menghilangkan warna merahnya itu.

Nama : Noor Arif Sultan B
Percobaan Kimia Sederhana

Telur Telanjang

Alat dan bahan
·         Gelas
·         Telur puyuh
·         Cuka makan


Cara kerja
1.  Siapkan gelas yang telah diberi air cuka sampai setengah penuh
2. Masukkan telur puyuh ke gelas dan biarkan beberapa waktu.

Penjelasan

    Kulit telur terbuat dari calcium karbonate (CaCO3) mineral yang sama dengan zat kapur.Jika anda mencapur karbonate dengan cuka, yang tertinggal adalah calcium acetate, carbon dioxide dan air, jadi kulit telur itu perlahan-lahan larut dan memproduksi gelembung-gelembung karbon dioxida. Gelembung itu makin lama makin banyak. Karena lebih ringan dari-pada air, gelembung bergerak ke atas sambil mengangkat telur.Perubahan dimulai dari bagian paling luar telur. Itulah sebabnya bagian kulit dengan bercak coklat lebih dulu lepas. Hasilnya, telur menjadi bersih. Apabila telur terus direndam,maka seluruh kulit akan lepas.
   
Berikut reaksi kimia yang terjadi :
CaCO3 + 2CH3COOH --> Ca(CH3COO)2 + CO2 + H20










Nama : Noor Arif Sultan B
Percobaan Kimia Sederhana
GUNUNG BERAPI
Ketika soda kue tercampur dengan cuka maka terjadi reaksi kimia. Cuka bereaksi terhadap soda kue dan mengeluarkan gelembung gas karbon dioksida. Gelembung gas karbon dioksida akan memalsa larutan merah keluar.
Alat dan bahan  :
·                     Pasir
·                     Botol Aqua
·                     Piring Plastik (besar)
·                     Pewarna (merah)
·                     Cuka
·                     Baking soda
·                     Sabun cuci
·                     Air
·                     Guntnig
·                     Sendok

Cara kerja  :
1.     Potong botol air minum 600 ml, menjadi 2 bagian.
2.    Setelah dipotong, gabungkan 2 bagian menjadi 1 bagian yang kecil.
3.    Timbun botol tersebut dengan pasir hingga menyerupai bentuk gunung (diletakkan di atas piring plastik besar).
4.    Isi botol tersebut dengan campuran sabun cuci, air, baking soda, pewarna dan aduklah hingga tercampur rata.
5.    Tambahkan cuka.

Penjelasan
Baking soda apabila dicampur dengan cuka yang diberi pewarna akan menghasilkan semburan laksana lava dari gunung berapi berwarna merah. Perlu diperhatikan jumlah cuka yang dituangkan karena bila terlalu sedikit dan terlalu kecil jadi cuka yang keluar hanya berupa tetesan. Setelah botolnya dibuka lebih lebar cuka bisa dituang lebih banyak dan segera menimbulkan semburan yang cukup tinggi.




                                                        

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In agama ilmu tahukah anda ?

''ANAKMU MENGENALKAN SIAPA DIRIMU...!!



1.Jika anakmu BERBOHONG,itu karena engkau MENGHUKUNYA terlalu BERAT.

2.Jika anakmu TIDAK PERCAYA DIRI,itu karena engkau TIDAK MEMBERI dia SEMANGAT

3.Jika anakmu KURANG BERBICARA,itu karena engkau TIDAK MENGAJAKNYA BERBICARA

4.Jika anakmu MENCURI,itu karena engkau TIDAK MENGAJARINYA MEMBERI.

5.Jika anakmu PENGECUT,itu karena engkau selalu MEMBELANYA.

6.Jika anakmu TIDAK MENGHARGAI ORANG LAIN,itu karena engkau BERBICARA TERLALU KERAS KEPADANYA.

7.Jika anakmu MARAH,itu karena engkau KURANG MEMUJINYA.

8.Jika anakmu SUKA BERBICARA PEDAS, itu karena engkau TIDAK BERBAGI DENGANNYA.

9.Jika anakmu MENGASARI ORANG LAIN,itu karena engkau SUKA MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAPNYA.

10.Jika anakmu LEMAH,itu karena engkau SUKA MENGANCAMNYA.

11.Jika anakmu CEMBURU,itu karena engkau MENELANTARKANNYA.

12.Jika anakmu MENGANGGUMU,itu karena engkau KURANG MENCIUM& MEMELUKNYA

13.Jika anakmu TIDAK MEMATUHIMU,itu karena engkau MENUNTUT TERLALU BANYAK padanya.

14.Jika anakmu TERTUTUP,itu karena engkau TERLALU SIBUK.




"Semoga Keluar Kita Keluarga Yang Sakinah , Mawaddah , Warahmah"

Keluarga putih

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In ilmu

Tugas Dan Wewenang Lembaga MPR,DPR,DPD dan lembaga KEHAKIMAN

Wewenag Lembaga Negara
Wewenang MPR
- Megubah dan menetapkan UUD sedagai mana tercantum dalam UUD 1945 pasal 3 ayat 1
- Melantik presiden dan wakil presiden
- Memberhentikan presiden dan wakil presiden dalam masa jabatan nya

Wewenang DPR
- Membuat perjanjian dengan luar negri yang menyatakan perdamaian atau perang
- Mengajukan RUU yang disebut usul inisyatif
- DPR yang mernagkap anggota MPR berwewenang mengawasi presiden dalam melaksanakan haluan Negara, apa bila presiden dianggap tidak melaksanakan haluan Negara

Wewenang DPD
- Mengajukan rancangan undang undang yang berkaitan dengan otonomi daerah kepada DPR
- Melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang undang tersebut

Wewenang MA
- Mengadili suatu perkara tingkat kasasi
- Menguji peraturan perundang undangan di bawah UU terhadap UU
- Melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang undang tersebut

Wewenang MA
- Mengadili suatu perkara tingkat kasasi
- Menguji peraturan perundang undangn di bawah UU terhadap UU

Wewenang MK
- Mengadili pada tingkat pertama terakhir dan putusan nya bersifat final untuk menguji UU terhadap UU
- Memutus sengketa kewenagan lembaga Negara yang kewenangan nya diberikan oleh UUD

Wewenang KY
- Memutuskan pengangkatan hakim agung
- Mempunyai wewenang lain dalam rangkan menegakkan kehormatan,keluhuran,martabat serta perilaku hukum

Wewenang BPK
- Meminta keterangan yang wajib diberikan oleh setiap orang, badan pemerintah atau badan swasta sepanjang tidak bertentangan terhadap undang undang


tugas lembaga lembaga Negara
Tugas MPR 
- Mengubah dan menetapkan UUD
- Memutuskan usul DPR berdasarkan putusan MK untuk memberhentikan p-residen dan wakilnya dalam masa jabatanya dan wakil presiden diberi kesempatan untuk menyampaikan alasannya didalam siding
- Melantik presiden dan wakil presiden dalam sidang paripurna MPR


Tugas BPK
- Memeriksa tanggung jawab keuangan Negara apakah telah digunakan sesuai yang telah disetujui DPR
- Memberitahukan kepada DPR hasil hasil pemeriksaan nya


Tugas MA
- Mengawasi dan memimpin jalannya perelihan pemerintahan pada seluruh tingkat pengadilan
- Menguji secara meteril perundang undangan dibawah UU

Tugas KY
- Mengusulkan calon hakim agung kepada DPR untuk mendapat kan persetujuan dan selanjut nya ditetapkan sebagai hakim agung oleh presiden


Hak Dan Kewajiban Lembaga Negara
Hak MPR
- Mengajukan usul perubahan pasal pasal UUD
- Memilih dan dipilih
- Menetapkan sikap dan pilihan dalam pengambilan keputusan

Kewajiban MPR
- Mengamalkan pancasila
- Menjaga keutuhan NKRI dan kerukunan nasional

Hak DPR
- Hak inisyatif
- Hak amandemen
- Hak budget
- Hak bertanya
- Hak interplasi
- Hak angket 
- Hak petisi


Kewajiban DPR
- Mempertahamkan,mengamankan dan mengamalkan UUD 1945 dan pancasila
- Bersamasama pihak exsekutif menyusun menyusun anggaran pendapatan dan belanja Negara
- Memperhatikan sepenuh nya aspirasi masyarakat dan memajukan tingkat kehidupan rakyat

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In ilmu

Simtem Koordinasi (SMA Kelas XI)

SISTEM KOORDINASI
Sistem Koordinasi adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengendalikan kerja organ-organ tubuh supaya dapat melaksanakan fungsi tertentu dengan baik dan teratur.
Sistem Koordinasi atau Sistem Regulasi pada manusia meliputi sistem saraf dan sistem hormon.
1. Sistem Saraf


a. Sistem Saraf Pusat
- Pembagian Sistem saraf pusat: terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang.
- Lobus otak (nama dan fungsinya):
o Lobus Oksipitalis, berperan penting terhadap terhadap penglihatan
o Lobus Temporalis: pusat pendengaran
o Lobus Frontalis: koordinasi dan pengendalian gerak otot dan berfikir, belajar, memori, pandangan ke depan, analisis logis, kreativitas, dan beberapa emosi
o Lobus Parietalis: pusat tanggapan (persepsi) terhadap rangsang yang berupa sentuhan, tekanan, getaran, rasa sakit, suhu, dam rasa
b. Gerak
1) Gerak biasa: Rangsang → reseptor → neuron sensorik → otak → neuron motorik → efektor
2) Gerak refleks : Rangsang → reseptor → neuron sensorik → neuron konektor atau interneuron (di otak atau di sumsum tulang belakang) → neuron motorik → efektor
- Lengkung refleks adalah jarak tependek yang dilalui impuls untuk gerak refleks
Fungsi neuron sensorik pada lengkung refleks yaitu untuk menerima rangsang dari reseptor untuk diteruskan ke sumsum tulang belakang.
- Contoh Gerak refleks:
o Jalannya saraf pada gerak mata bila terkena debu: reseptor – neuron sensorik – interneuron di otak – neuron motorik – efektor.
o Gerak reflek lutut (lutut dipukul): reseptor – neuron sensorik – interneuron di sumsum tulang belakang – neuron motorik – efektor.
c. Prinsip penghantaran/penjalaran impuls
- Penghantaran impuls melalui neuron: karena adanya perbedaan muatan listrik antara bagian luar dan bagian dalam membran serabut saraf.
- Penghantaran impuls melalui sinapsis: apabila impuls telah sampai di ujung akson akan melepaskan zat neurotransmitter.



2. Sistem Hormon


Hormon berfungsi untuk mengatur homeostatis, pertumbuhan, reproduksi, metabolisme, dan tingkah laku. Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Kelenjar endokrin disebut juga kelenjar buntu karena hormon yang dihasilkan tidak dialirkan melalui saluran tertentu, tetapi langsung menuju pembuluh darah.
Beberapa hal yang berhubungan dengan sistem hormon diantaranya:
a. Kekurangan seksekresi hormon disebut hiposekresi. Contohnya: Hiposekresi hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid/kelenjar gondok ( yaitu hormon tiroksin) semenjak embrio menyebabkan kretinisme, yaitu terjadi hambatan pertumbuhan fisik dan mental sehingga mejadi kerdil.
b. Kelenjar Pituitari/Hipofisis. Salah satu hormon yang dihasilkannya yaitu FSH (Follicle Stimulating Hormone) dan LH (Luiteinizing Hormon) berperan dalam siklus menstruasi.
c. Hormon Insulin yang dihasilkan oleh kelenjar Pankreas/langerhans, berfungsi mengatur kadar gula dalam darah (mengubah glukosa menjadi glikogen di hati).
d. Hormon lainnya:
- Parathormon: meningkatkan konsentrasi kalsium dalam cairan tubuh
- Tiroksin: meningkatkan penggunaan energi, konsumsi oksigen, pertumbuhan dan perkembangan
- Gonadotropin: aktivitas gonad (kelenjar kelamin)
- Prolaktin: produksi air susu
- Adenocorticotrophic Hormon (ACTH): sekresi glukokortikoid (metabolisme karbohidrat)



3. Sistem Indra

Indra merupakan alat tubuh manusia yang dapat menerima rangsang dari lingkungan luar (eksoreseptor). Manusia mempunyai lima alat indra, yaitu indra penglihat (mata), indra pendengaran (telinga), indra pembau (hidung), indra peraba (kulit), dan indra pengecap (lidah).
a. Indra Penglihat (Mata)
Mata merupakan indra penglihat yang menerima rangsang berupa cahaya (fotoreseptor).
- Kelainan:
Kelainan refraksi:
o Miopi (rabun jauh): disebabkan lensa mata terlalu tebal atau bola mata terlalu panjang.
(tidak jelas melihat benda yang jaraknya jauh, bayangan jatuh di depan retina, dapat ditolong dengan kaca mata negatif).
o Hipermetropi (rabun dekat): kebalikan dari miopi. Fokus bayangan benda yang dilhat jatuh di belakang retina, dapat dibantu dengan kaca mata berlensa positif (plus).
o Astigmatisma (mata silindris): disebabkan oleh lengkung datar dan lengkung tegak kornea tidak simetris sehingga focus benda terpecah menjadi dua bayangan. Dapat diatasi dengan kaca mata berlensa silinder.
o Presbiopi (rabun tua): berhubungan dengan menngkatnya usia seseorang. Di atas usia 40 tahun, lensa mata banyak mengalami kehilangan kelenturan sehingga tidak mampu memfokuskan bayangan benda yang letaknya jauh maupun dekat dengan tajam. Diatasi dengan kaca mata berlensa rangkap.
b. Indra Pendengar (Telinga)
Telinga merupakan indra pendengaran yang menerima rangsang berupa suara (fonoreseptor).
- Bagian-bagian telinga:
o Telinga luar: daun telinga (pinna) dan saluran pendengaran.
o Telinga tengah: merupakan rongga yang berisi uadara di dalam tulang temporal. Antara telunga luar dan telinga dalam dipisahkan oleh membran timpani (gendang telinga). Di dalam telinga tengah terdapat saluran eustachius (penghubung telinga tengah dengan faring). Juga terdapat tiga tulang pendengaran, yaitu: tulang martil (maleus), landasan (inkus), dan sanggurdi (stapes).
o Telinga dalam: cochlea (rumah siput), vestibuli (membran terdiri atas sacula dan utricula), dan canalis semiserkularis (saluran setengah lingkaran berjumlah 3 buah).
- Proses mendengar: gelombang bunyi (getaran suara) – daun telinga - lubang telinga – membran timpani – malleus – incus – stapes – tingkap oval – cairan cochlea – nervus auditorius – otak (lobus temporalis) – persepsi suara.
c. Indra Pembau (Hidung)
Hidung dapat mendeteksi rangsang zat kimia dalam bentuk gas di udara (kemoreseptor).
- Saat kondisi sehat, hidung kita dapat mengenali berbagai aroma yang terdapat di sekitar kita. Misalnya bau ayam goreng, sate, bangkai, ammnia, dll.
- Ada hubungan antara indra pembau dan pengecap. Contohnya: apabila mencium masakan yang sedap, air liur terangsang mau keluar.
d. Indra Peraba (Kulit)
Pada kulit terdapat reseptor yang peka terhadap rangsang fisik (mekanoreseptor). Beberapa tipe reseptor pada kulit:
- Paccini: peka terhadap rangsangan berupa tekanan
- Ruffini: peka terhadap rangsangan panas
- Meisner: peka terhadap rangsangan sentuhan
- Krause: peka terhadap rangsangan dingin
- Ujung saraf tanpa selaput: peka terhadap rasa sakit/nyeri.
e. Indra Perasa (Lidah)
Lidah mempunyai reseptor yang peka terhadap zat kimia berbentuk cair (kemoreseptor).

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In agama ilmu

perbandingan Ilmu dan Harta


  • 1. Ilmu adalah warisan para Nabi, sedangkan harta warisan si Qorun.
  •  2. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta haruslah kau yang menjaganya.
  •  3. Pemilik ilmu punya banyak teman, sedangkan pemilik harta punya banyak musuh.
  •  4. Jika ilmu dipergunakan akan bertambah, sedangkan harta dipergunakan akan berkurang.
  •  5. Ilmu takkan pernah tercuri, sedangkan harta mudah dicuri. 
  •  6. Pemilik ilmu akan selalu disebut mulia dan terhormat, sedangkan pemilik harta akan disebut pelit dan rakus. 
  •  7. Ilmu itu abadi, sedangkan harta akan musnah.
  •  8. Ilmu akan menyinari hati, sedangkan harta akan mengeraskan hati.
  •  9. Pemilik ilmu akan diberi syafa’at di akhirat, sedangkan pemilik harta akan dihisab. 
  •  10. Pemilik ilmu akan dimuliakan walaupun sedikit ilmunya, sedangkan pemilik harta disebut besar setelah banyak hartanya. Semoga Bermanfaat :)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In ilmu

Tenses


Tenses adalah bentuk waktu yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.Karena dengan Tenses kita bisa menggunakan kalimat yang sesuai dengan keadaan. Misalnya, keadaan yang biasa kita lakukan, sedang berlangsung,akan kita lakukan ,lampau dan lain-lain.

Pemakaian kata kerja yang dipergunakan untuk suatu perbuatan yang dilakukan dengan kebiasaan, berbeda dengan pemakaian kata kerja yang dipergunakan dalam kegiatan yang sedang berlangsung dan kata kerja di pergunakan untuk perbuatan lampau, itu juga berbeda. Tapi, kita harus ingat Cuma yang beda hanya bentuknya saja.
Tenses yang dipergunakan dalam bahasa Inggris itu jumlahnya ada 16 waktu, yang lebih dikenal dengan sebutan “16 tenses “. Maka lebih jelasnya perhatikan bentuk-bentuk waktu berikut:
1 PRESENT TENSE
2 PRESENT CONTINOUS TENSE
3 PAST TENSE
4 PAST CONTINOUS TENSE
5 SIMPLE FUTURE TENSE
6 PAST FUTURE TENSE
7 PRESENT PERFECT TENSE
8 PAST PERFECT TENSE
9 FUTURE CONTINOUS TENSE
10 PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSE
11 PAST PERFECT CONTINOUS TENSE
12 FUTURE PERFECT TENSE
13 FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSE
14 FUTURE PAST CONTINOUS TENSE
15 FUTURE PAST PERFECT TENSE
16 FUTURE PAST PERFECT CONTINOUS TENSE


Berikut ini adalah contoh-contoh tenses sebagai berikut:
PRESENT TENSES
*Rumus:
1) Positif (+) = S+V1(es/s)+O
2) Negatif (-) = S+Do/does+Not+V1+O
3) Introgatif(?) =Do/does+S+V1+O

FUNGSI PRESENT TENSES
1. Dilakukan untuk melakukan perbuatan kebiasaan:
Ex:(+) He is works every day
(-) He is not works every day
(?) Is he works every day?
2. Digunakan untuk menyatakan suatu kebenaran umum:
Ex:(+) A week has seven day
(-) A week has not seven day
(?) Has a week seven day?

Time Signal
1. Usually
Ex: I usually get up at 5 o’clock
2. Always
Ex: I always drink milk
3. Often
Ex: I often goes to my grand mother house
4. Generally
Ex: A rectangular has four corner
5. Seldom
Ex: She seldom goes to school by car


PRESENT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif : S+V.ing+O
2. Negatif : S+do/does+not+V1+O
3. Introgatif : Do/does +S+V1+O

FUNGSI PRESENT CONTINOUS TENSE
a. Digunakan untuk menyatakan perbuatan yang sedang terjadi
Ex: (+) I am going to Jakarta Now
(-) I am not going to Jakarta now
(?) Am I going to Jakarta now?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang bersifat sementara
Ex: (+) Purba is writing now but he will explain soon
(-) Purba is not writing now but he will explain soon
(?) Is Purba writing now but he will explain soon?

TIME SIGNAL
1. Today
Ex : Iam today teaching English
2. Right now
Ex : Rini is working right now
3. When
Ex : Rina is coming hear when I go to park
4. Now
Ex : Roy is going to Bandung now
5. Still
Ex : He is still angry to me

PAST TENSES
*Rumus:
1. Positif (+) : S+V2+O
Negatif (-) : S+Did not+V2+O
Introgatif (?): Did+S+V2+O

FUNGSI PENGGUNAAN PAST TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang dimulai dan kejadian ituberakhir , pada masa yang lampau. Dan sampai sekarang ini , sudah tidak ada hubungannya lagi. Kejadian yang lampau itu, baik dilakukan secara berkali-kali atau sekali.
Ex: (+) I went yesterday
(-) I did not went yesterday
(?) Did I went yesterday?

TIME SIGNAL
1. Last Year
Ex: I went to Yogjakarta last year
2. Yesterday
Ex: Dini went to my home yesterday
3. Last Week
Ex: I fineshed my worked lasr week
4. Ago
Ex: She taught English three days ago
5. Last Saturday
Ex: I went to here last Saturday

PAST CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+was/were+vVing+O
2. Negatif (-): S+was/were+not+v.ing+o
3. introgatif (?): was/were+S+v.ing+o
*Example:
FUNGSI PENGGUNAAN PAST CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan dua kejadian yang sedang berlangsungdalam waktu yang bersamaan di masa yang lampau.
Ex: (+) I was going to garden when it began to rain
      (-) I was not going to garden when it began to rain
      (?) Was I going to garden when it gegan to rain?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang sedang berlangsung pada masa yang lampau.
Ex: (+) at three o’clock last week, She was reading
      (-) at three o’clock last week,She was not reading
      (?) at three o’clock last week,was she reading?
c. Bentuk ini, juga digunakan untuk menyatakan dua kejadian yang bersamaan waktu dan berlangsung lama pada masa yang lampau.
Ex: (+) I was reading a book, while Ani writing a letter
      (-) I was not reading a book,while Ani writing a letter
      (?) Was I reading a book,while Ani writing a letter?

TIME SIGNAL
1. Last Week
Ex: at seven o’clock last week
2. Yesterday
Ex: all day yesterday

SIMPLE FUTURE TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall+/will+V1+O
2. Negatif(-): S+shall/will+not+V1+O
3. Introgatif (?): Shall/will+S+V1+O

FUNGSI SIMPLE FUTURE TENSES
a. digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan.
Ex: (+) I shall go to Surakarta tomorrow
      (-) I shall not go to Surakarta tomorrow
      (?) Shall I go to Surakarta tomorrow?
b. Juga bisa digunakan untuk menyatakan syatu janji.
Ex: (+) I shall give you book tomorrow
      (-) I shall not give you book tomorrow
      (?) Shall I give you book tomorrow?
c. Digunakan untuk menyatakan suatu janji,tapi dengan syarat:
Ex: (+) Your mother will give you a new car if you past your exams
      (-) Your mother will not give you a new car if you past your exams
      (?) Will your mother give you a new car if you past your exams?
d. Digunakan untuk menyantks\an meminta tolong kepada seseorang.
Ex: (+) you will help me lift this table
      (-) You will not help me lift this table
      (?) Will you help me lift this table?

TIME SIGNAL
1. Tomorrow
Ex: I shall work tomorrow
2. next week
Ex: I shall teach next week
3. Next Mounth
Ex: He will study in here next mounth

PAST FUTURE TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+V1+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+V1+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+V1+O
?
FUNGSI PAST FUTURE TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan pada masa lampau.
Ex: (+) I should go to England last year
      (-) I should not go to England last year
      (?) Should I go to England last year?

TIME SIGNAL
1. Last year
Ex: He would go to Semarang last year
2. Last week
Ex: They would trip a Paris last week
3. Before
Ex: I should by a car the day before
4. Next day
Ex: She should go to Riau next day
5. Invited
Ex: They would come if you invited him

PRESENT PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Posituf (+) : S+have/has+V3+O
2. Negatif (-) : S+have/has+not+V3+O
3. Introgatif (?): Have/has+S+V3+O

FUNGSI PRESENT PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian di masa yang lampau tanpa menyebutkan waktu yang khusus (tertentu).
Ex: (+) I have gone to school
      (-) I have not gone to school
      (?) Have I gone to school?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan di masa lampau dan kegiatan masih berlangsung sampai saat ini.
Ex: (+) I have learned in the Immanuel school since 2000
      (-) I have not learned in the Immanuel school since 2000
      (?) Have I learned in the Immanuel school since 2000?
c. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang baru saja telah terjadi.
Ex: (+) I have just read my book
      (-) I have not just read my book
      (?) Have I just read my book?

TIME SIGNAL
1. Already
Ex: have had breakfast already
2. Three Times
Ex: I have been drink medicine three times a day
3. Finally
Ex: finally, He has started to finally

PAST PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+had+V3+O
2. Negatif (-): S+had not+V3+o
3. Intrigattif (?):Had+S+V3+O

FUNGSI PAST PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan kejadian yang selesai sebelum kejadian lain terjadi dimasa lampau.
Ex: (+) I had come home before I when three
      (-) I had not come home before I when three
      (?) Had I come home before I when three?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang terjadi sebelum waktu tertentu dimasa yang lampau.
Ex: (+) By the end of the mounth, she had lived here
      (-) By the end of the mounth, she had not lived here
      (?) Had by the end of the mounth, she lived here?

TIME SIGNAL
1. On
Ex: On sunday morning, I painted my car
2. When
Ex: When my brother arrived, I had painted my car
3. Before
Ex: The train had left before I arrived
4. After
Ex: She told me her name after I had asked her twice

FUTURE CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall/will+be+Ving+O
2. Negatif (-): S+shall/will+not+be+Ving+O
3. Introgatif (?): Shall/will+S+be+ving+O

FUNGSI FUTURE CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu rencana, yang dilaksanakan mendatang.
Ex: (+) I will be going to Pantai Prambanan tomorrow
      (-) I will not going to Pantai Prambanan tomorrow
      (?) Will I going to Pantai Prambanan tomorrow?
b. Untuk menyatakan suatu perbuatan akan dilakukan dengan waktu tertentu, pada masa mendatang.
Ex: (+) I shall be writing a letter at seven o’clock tomorrow
      (-) I shall not be writing a letter at seven o’clock tomorrow
      (?) Shall I be writing a letter at seven o’clock tomorrow?

TIME SIGNAL
1. At nine a o’clock tomorrow
Ex: I shall be working at nine a o’clock tomorrow morning
2. At this time next year
Ex: at this time next year, Peter will be traveling in Japan

PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+have/has+been+Ving+O
2. Negatif (-): S+have/has+not+been+Ving+O
3. Itrogatif (?): Have/has+S+been+Ving+O

FUNGSI PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk mnyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan pada masa yang lampau, dan perbuatan itu masih berlangsung hingga saat ini.
Ex: (+) I have been going to my grandmother home for my holiday since 1990
      (-) I have not been going to my grandmother home for my holiday since 1990
      (?) Have I been going to my grandmother home for my holiday since 1990?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang telah terjadi dimasa lampau dan akan berlangsung sampiai sekarang.
Ex: (+) I have been studying here since 2000
      (-) I have not been studying here since 2000
      (?) Have I been studying here since 2000?

TIME SIGNAL
1. Since
Ex: We have been waiting for you since ne o’clock
2. For
Ex: She has been studying English for over five tears
3. This mounth
Ex: I have been studying at his place this mounth

PAST PERFECT CONTINOUS TENSES*Rumus:
1. Positif (+): S+had+been+vVng+O
2. Negatif (-) :S+had+not+been+Ving+O
3. Introgatif (?): Had+s+been+ving+o

FUNGSI PASTPERFECT CONTINOUS TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang berlangsung lama
sebelum kejadian yang lain di masa yang lampau juga.
Ex: (+) I had been looking for the Ichigo for two week before we meet
      (-) I had not been looking for the Ichigo for two week before we meet
      (?) Had I been looking for the Ichigo for two week before we meet?
TIME SIGNAL
1. When
Ex: I finished my dinner, Peter had been

FUTURE PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+will/shall+have+V3+O
2. negatif (-) : S+will/shall+not+have+V3+O
3. Introgatif (?): Will/shall+S+have+V3+O

FUNGSI FUTURE PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu perbutan yang akan selesai, Sebelum waktu yang lain dimasa mendatang.
Ex: (+) By next week he will have read this book
      (-) By next week he will not have read this book
      (?) Will by next week he have read trhis book?
b. Juga digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa akn selesai sebelum perbuatan lain, dimasa yang akan datang.
Ex: (+) When I comes, my uncle will have left my house
      (-) When I comes,my uncle will not have left my house
      (?) Will when I comes,my uncle have left my house?

TIME SIGNAL
1. By the end of
Ex: John will have done his work by the end of this week
2. By next
Ex: By next week he will have read this book

FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall/will+have+been+Ving+O
2. Negatif (-): S+shall+will+not+have+been+Ving+O
3. Introgatif (?):Shall/will+S+have+been+Ving+O

FUNGSI FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang sudah dikerakan pada masa yang lampau,dan masih berlangsung pada waktu tertentu dimasa yang akan datang.
Ex: By the end of this year we shall have been studying Jerman for five year

TIME SIGNAL
1. By the end of this year
Ex: by the end of this year we shall have been studying Jerman for four year
2. By the end of this month
Ex: By the end of this month, I shall have been working in this office for five years

FUTURE PAST CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+be+Ving+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+be+V.ing+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+be+V.ing+O

FUNGSI FUTURE PAST CONTINOUS TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang akan sedang dilakukan pada masa yang lampau.
Ex: I should be taking an examination at this time the following day

TIME SIGNAL
Last week
Ex: At six o’clock last week, I should be buying in this supermarket

FUTURE PAST PERFECT TENSES
*Rumus:

1. Positif (+): S+should/would+have+V2+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+have+V2+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+not+have+V2+O

FUNGSI FUTURE PAST PERFECT TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena syarat yang tidak terpenuhi, namun hanya sebagai bayangan saja.
Ex: (+) He would have graduated if he had studied hard
(-) He would not have graduated if he had studied hard
(?) Would he have graduated if he had studied hard?

TIME SIGNAL
1. If he had studied hard
Ex: They would have graduated if they had studied hard

FUTURE PAST PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+have+been+V.ing+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+have+been+V.ing+O
3. Inttrogatif (?): Should/would+S+have+been+V.ing+Oa

FUNGSI FUTURE PAST PERFECT TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang sudah sedang berlangsung pada waktu yang lampau.
Ex: (+) By last Christmas I should have been working in that office for five years
      (-) By last Christmas I should not have been working in that office for five years
      (?) Should by last Christmas I have been working in that office for five years?

TIME SIGNAL
1. By the end of this week
Ex: By the ed of this week, I should have come here
2. By the end of this mounth
Ex: By the end of this mounth, He would have graduated studied

Semoga bermanfaat ya 
tinggalkan koment anda !

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments