Tuesday, December 10, 2013

Makna Rumus Fisika dalam Kehidupan

noor|

Fisika seringkali menjadi momok bagi banyak orang. Namun, bila Anda selami dengan lebih dalam, ternyata rumus-rumus fisika sederhana sarat dengan makna,  inilah contoh2nya :
1.      Hukum Gravitasi Newton
Gaya=massa x percepatan gravitasi
Rumus ini mengingatkan Anda untuk tetap menginjakkan kaki di bumi meskipun Anda dalam keadaan sangat senang karena bila Anda melompat terlalu tinggi karena kegirangan, Anda akan tetap ditarik kembali ke bumi, rendah hatilah dalam keadaan apapun.
2.      Hukum Tekanan Pascal
Tekanan=Gaya/Luas Daerah Ketika Anda sedang tertekan, jangan biarkan hati Anda yang menanggung keseluruhannya. Berbagilah dengan bagian tubuh Anda yang lainnya sehingga luas daerah semakin besar dan tekanan dalam diri Anda berkurang.
3.      Hukum Kekekalan Energi Mekanik
Energi total= Energi kinetik + Energi potensial
Dalam mewujudkan impian Anda, Anda hanya memiliki dua pilihan : terus melakukan gerak atau tetap diam. Semakin besar energi gerak Anda, kediaman’ Anda akan berkurang.
Lakukan bukan menunggu!
4.      Usaha
Usaha= Gaya x Perpindahan
Usaha adalah hasil kali gaya Anda dan perpindahan yang Anda capai. Seberapa besar pun gaya yang Anda berikan, namun bila Anda tidak semakin maju, maka usaha Anda adalah nol.
5.      Hukum Energi Einstein
Energi= massa x kecepatan cahaya kuadrat
Sadar ataupun tidak sadar, Anda telah dianugerahkan cahaya dalam diri Anda. Tingkatkan bobot tekad dan usaha Anda, maka Anda akan memperoleh energi yang luar biasa besarnya (pangkat 16 ke atas).
6.      Gaya gesek adalah salah satu gaya dalam fisika dimana gaya ini terjadi apabila dua buah benda saling bersentuhan dan salah satu dari benda ini diberi gaya. Apabila tidak ada gaya yang diberikan maka tak mungkin terjadi gaya gesek. Sama dengan hakikat manusia bahwa manusia adalah makhluk social. Bayangkan manusia adalah benda pertama dan benda kedua adalah suatu pekerjaan yang berat. Agar terjadi gaya gesek antara kedua benda ini, maka ada pihak lain yang harus memberikannya gata atau sama apabila seseorang manusia dapat mengerjakan suatu pekerjaan berat maka harus ada yang menolongnya entah itu dalam bentuk apapun. Oleh karena itu dapat kita berpikit bahwa seorang manusia adalah makhluk social, tanpa ada bantuan dari pihak lain dalam mengerjakan suatu pekerjaan, yakin dan percaya terdapat kesulitan dalam mengerjakannya. Ingat, utamakan kerjasama dari pada individualistis, tapi jangan utamakan kerjasama pada saat ujian.
7.      G erak Parabola
Hidup yang dimulai dari titik 0 naik dan berarak membentuk sebuah sudut elevasi tertentu (semakin menuju 45 derajat, semakin menuju pada sebuah keselarasan hidup, dimana relasi antara sesame manusia dan sang pencipta seimbang). Pada gerak parabola, ada titik dimana kita naik dan ada pula titik dimana kita akan jatuh. Hiduplah pada sudut 45 derajat. Itu adalah kehidupan yang penuh dengan keseimbangan antara Hidupmu dan TuhanMu. Kebanyakan dari kita menggunakan gerak parabola ini dalam kehidupan. Just sweet beginning but better ending.
8.      Gerak Lurus Berubah Beraturan
Hidup yang dimulai dari sebuah kecepatan yang tak tentu. Mungkin dari nol atau mungkin dari atas. Kehidupan seperti GLBB ini dibagi menjadi 2 macam: yang satunya adalah GLBB diperlambat adalah ketika kita berada dalam tempat teratas. Kehilangan keseimbangan emosi kita dan pada akhirnya jatuh menyentuh tanah samapi kita temukan titik nol (0) akibat adanya percepatan gravitasi yang turut menyeret kita ke dalam pusaran bumi. Atau apakah kita memiliki GLBB dipercepat? Hidup yang dimulai dari titik nol (0) kemudia berarah naik menempati titik tertinggi. Mungkin susah bagi kita untuk melawan percepatan gravitasi yang ada, tapi ada Tuhan. That’s the point. He is holding our hand. Di dalam GLBB dipercepat terdapat sebuah proses yang amat berat untuk naik ke atas. Namun yakinlah bahwa proses out yang membuat kita indah. Kehidupan ini seperti GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan). Hasil atau kenyataan yang akan kita peroleh mendatang atau saat ini adalah usaha/kerja yang kita lakukan dikalikan dengan waktu yang kita tempuh. Karena itu hiduplah seperti rumus percepatan (a) dalam Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dan bukan rumus Gerak Lurus Beraturan (GLB), dimana rumus GLB, tidak ada nilai perubahan kecepatan, dengan kata lain kecepatannya tetap atau konstan, sehingga nilai percepatannya nol. Itu sama artinya seorang tak maju-maju dalam hidupnya. Terus menerus dalam keadaan yang sama sepanjang waktu. Pada rumus GLBB, dikenal pula istilah perlambatan ( nilai percepatannya minus). Rumus ini pun jangan ditiru, karena nilai minus muncul akibat kecepatan akhir yang dilakukaan lebih kecil dari pada kecepatan awal (v = Vt Vo). Ini sama artinya seorang mengalami kemunduran dalam hidupnya.
9.      Cermin Datar
Cermin awalnya terbuat dari kepingan atau lembaran logam mengkilap. Biasanya logam perak atau tembaga apabila bayangan yang dipantulkan kembali adalah untuk dilihat tetapi juga bisa dari logam lain apabila hanya digunakan untuk memfokuskan cahaya kepantulan pelapisan cermin bergantung pada panjang gelombang cahaya dan juga pada logam itu sendiri. Hal ini digunakan dalam kerja optic untuk menghasilkan cermin sejuk dan panas. Cermin dapat memantulkan 90 % hingga 95 % dari cahaya yang dating. Pemantulan cermin dapat teratur. Hubungannya dengan kehidupan adalah bila kita seorang manusia yang ingin bermanfaat bagi orang lain, contoh yang dapat diikuti adalah sebuah benda yang bernama cermin. Menurut saya, cemrin memiliki makna yang dalan yaitu apabila kita berbuat sesuatu yang baik maupun buruk maka pada akhirnya akan kembali juga pada diri kita karena seperti itulah sifat cermin datar yang dimana apabila sebuah sinar yang dating, maka sinar yang dipantulkan sama dengan sinat yang dating atau sudut datang cahaya sama dengan sudut pemantulannya.
10.  Rumus Fisika memiliki makna yang dalam mengenai kehidupan, Mengenai Usaha (W) = F (gaya) . s (perpindahan) , dimana Sebesar apapun Gaya (F) nya kalau s nya 0 ,maka Usaha dianggap sia2 (nol), begitu juga kehidupan, berbagai kebaikan lakukan utk kebaikan kepada Orang lain, akan tetapi kita sendiri tidak keamajuan sama sekali), maka Usaha kita bisa dikatakan sia2..so.. ada agi rumus yg bikin Kita menjadi mahasiswa berkarakter check'dot..KOnon yang Paling Sulit yg dilakukan adalah menjaga kontunuitas komitmen atau dalam beribadah atau Organisasi atau melakukan sesuatu kebaikan KOmitmen akan hadir kalau kita merasakan "nilai kebutuhan"Lantas "RUMUS KEBUTUHAN"apa??? RUMUS Kebutuhan= "Kita Mendapatkan atau Mengetahui Nilai Manfaat dari aktivitas yg kta lakukan" (inspirasi Menjaga Komitmen) sering kita mengucapkan "Kita tidak wajib makan tapi kita butuh makan", kita akan memenuhi kebutuan tsb kapanpun, dan dimanapun berada. so...kalau kita ingin ttp komitmen atau istiqomah dalam melakukan kebaikan, maka capailah nilai kebutuhan dengan mengetahui nilai manfaat yg kita lakukan.semoga kita termasuk Insan yg Pintar dalam mengetahui nilai kebutuhan suatu kebaikan,, Karena ciri Allah sayang dengan hambanya adalah Di Mudahkannya kita dalam melakukan Kebaikan..
11.  Rumus Kehidupan"Tekad/Potensi"seperti Persamaan : E = M X c^2 (Rumus Relativitas Einstein) SETIAP iNSAN mEMILIKI cAHAya (c), pada dirinya, dengan kuatnya "tekad/cahaya") (c) " maka akan mengkuadratkan Kekuatan Energi (E) pada dirinya, untuk menghasilkan cita2 yg Ingin dicapainya.. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan... ALAM NASYRAH (5-6)
12.   Tekanan
P= F/A
    Fisika, adalah sebuah ilmu yang mempelajari fenomena fisis yang direpresentasikan dalam bentuk matematis. Kata fisika sebenarnya sudah tidak asing bagi telinga seorang pelajar, tapi apa yang ada di pikiran pelajar belum tentu sama dengan arti fisika sebenarnya. Misal jika kita katakan apakah bunyi hukum Newton II itu? Mungkin mereka sangat hafal Percepatan yang dialami oleh suatu benda berbanding lurus dengan gayanya dan berbanding terbalik dengan massa bendanya. Atau biasa kita nyatakan dalam F = m a. Terus apa? Terus kenapa  Inilah sebenarnya kendala kita, kita hanya terjebak dalam konteks matematisnya saja, kita terbiasa   dengan mengerjakan soal-soal dengan rumus-rumus yang banyak. Contohnya, kita tahu konsep tentang tekanan. Yang biasa dinyatakan P =  F / A, dengan P adalah tekanan, F adalah gaya, dan A adalah luasan tempat gaya tersebut bekerja. Para pelajar hanya menggunakan rumus tersebut apa adanya tanpa adanya rasa mengerti apa makna rumus tersebut. Coba kita berfikir di luar kebiasaan, anak-anak muda mengatakan Thinking Out of The Box.. Misal, P adalah tekanan yang kita rasakan di hati kita, F adalah gaya dari luar yang akan menekan hati dan perasaan kita, dan A adalah seberapa lapang hati kita. Jika hati kita sangat sempit (A sangat kecil), meski gaya dari luar tidak terlalu besar (F tidak terlalu besar), maka akan mengahasilkan tekanan ke hati yang besar (P besar), kita akan mudah sterss, kita akan mudah tertekan, dan kita akan mudah menyerah. Sedangkan jika hati kita sangat lapang, sangat lapang, berapa pun besar gayanya, maka akan menghasilkan tekanan di hati yang tidak terlalu besar, artinya betapa berat masalah yang kita hadapi, betapa rumit permasalahan kita, kita akan bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan hati lapang dan pikiran tenang. Benar-benar Fisika adalah IImu dari Tuhan.  Jika kita sedikit serius dan berusaha memahami ilmu yang kita pelajari, dalam hal ini ilmu Fisika, kita akan mulai menemukan fenomena-fenomena yang akan menunjukkan Keesaan Tuhan, bagaimana Tuhan bisa menghancurkan Alam Semesta begitu mudahnya, bagaimana Jin dan Setan menembus badan kita. Saya sengaja tidak menerangkannya sekarang, untuk menambah penasaran pembaca  . Sekali lagi, Fisika bukanlah ilmu yang hanya berkelit di matematika. Fisika adalah ilmu yang diturunkan oleh Tuhan untuk memahami  fenomena alam di sekitar manusia, sebagai tanda KeesaanNya, Allah SWT.
Rumus tekanan  di atas mungkin sangatlah familiar bagi para ahli fisika ataupun orang-orang yang menyukai fisika. Namun tahukah anda untuk membaca rumus di atas dapat dibaca dengan berbagai cara. Adapun cara-cara membaca rumus di atas adalah:
13.  Hukum Kekekalan Energi Mekanik
Energi total= Energi kinetik + Energi potensial
Dalam mewujudkan impian Anda, Anda hanya memiliki dua pilihan : terus melakukan gerak atau tetap diam. Semakin besar energi gerak Anda, kediaman’ Anda akan berkurang.Lakukan bukan menunggu!
14.  Usaha
Usaha= Gaya x Perpindahan
Usaha adalah hasil kali gaya Anda dan perpindahan yang Anda capai. Seberapa besar pun gaya yang Anda berikan, namun bila Anda tidak semakin maju, maka usaha Anda adalah nol.
15.  Hukum Energi Einstein
E = M X c2
Sadar ataupun tidak sadar, Anda telah dianugerahkan cahaya dalam diri Anda. Tingkatkan bobot tekad dan usaha Anda, maka Anda akan memperoleh energi yang luar biasa besarnya (pangkat 16 ke atas).
16.  F = K.(Q1.Q2)/R2
dimana F=gaya, K=konstanta, Q=muatan, R=jarak diantara dua muatan.Gaya tarik menarik ataupun gaya tolak menolak berbanding lurus dengan kosntanta (lingkungan) dikalikan kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya ==> Sehingga dapat disimpulkan bahwa kecocokan, gaya ketertarikan ataupun gaya penolakan suatu muatan akan dipengaruhi oleh faktor K, besar muatan Q1 dan Q2 serta kuadrat jarak diantara keduanya. Sebagai contoh sederhana. Ketika jarak antara kedua pasangan sangat jauh dan muatan cinta keduanya tetap, dengan lingkungan yang tidak mendukung (banyak godaan) maka gaya cinta diantara mereka akan mengecil. Sebuah strategi ketika kita ingin mendekati seorang wanita/laki laki agar gaya tarik menariknya kuat, maka diperlukan lingkungan yang mendukung (K), muatan keduanya besar dan saling tarik menarik (Q1,Q2) serta jarak yang dekat (R). Akan wajar saja, ketika kita mendekati wanita/pria dan ternyata tidak mendapatkan respon seperti yang diinginkan, berarti ada komponen yang perlu diselaraskan agar dapat sesuai seperti yang kita inginkan. Disitulah unik dan rumitnya perjuangan mendapatkan gaya tarik menarik cinta.
17.  V = s/t
Kecepatan berbanding lurus dengan jarak dan berbanding terbalik dengan waktu. Jika jarak diibaratkan sebagai seberapa jauh jarak tempuh untuk mencapai tujuan dan waktu adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.
Dalam kehidupan, semakin jauh jarak yang harus kita tempuh, semakin kita harus meningkatkan kecepatan. Semakin sedikit waktu yang tersedia, maka kecepatan harus semakin tinggi.
Semakin hari, durasi hidup manusia semakin berkurang, makanya manusia harus lebih cepat mendekat kepada Allah. Mengenai jarak dalam kehidupan, jika diibaratkan sebagai garis lurus, maka kehidupan di dunia adalah satu titik di antara garis yang sangat panjang. Oleh karena itu, semakin jauh jarak yang akan kita tempuh, maka kecepatan pun harus semakin ditingkatkan.
18.  m = 2E/v2
Karena energi kita patok tetap atau konstan, maka besar energi untuk sementara bisa diabaikan. Nah, jika kita ingin mendapatkan rezeki yang lebih besar maka yang harus dilakukan adalah memperkecil kecepatan kita dalam beribadah kepada Allah. Maksudnya, janganlah terlalu tergesa-gesa saat beribadah. Kalau biasanya salat dengan kecepatan 2 rakaat/menit, cobalah diperlama menjadi  1 rakaat/menit, misalnya. Lalu, bagaimana cara memperkecil kecepatan itu?
Menurut saya, makna antara orang telah diberi anugerah IQ tinggi dan orang berkemampuan pas-pasan maka kesuksesan yang diraihnya.
 19 .  Q = W + U
Kalor yang diberikan kepada sistem akan menyebabkan sistem melakukan usaha dan mengalami perubahan energi dalam. Prinsip ini dikenal sebagai hukum kekekalan energi dalam termodinamika atau disebut hukum I termodinamika
Pengalaman adalah pelajaran berharga dari kesalahan yang dilakukan. Pengalaman-pengalaman secara tidak sengaja memberi efek jerah dari manusia seperti halnya pemberian panas yang berarti kalor. Akibat efek pemberian kalor maka manusia berkembang menjadi dewasa atau matang pemikirannya. Menimbulkan spontanitas usaha kerja keras akan bertambah matang pemikirannya karena terjadi perubahan energy dalam dari psikologis manusia
20.  Q= m.c.T
Kalor yang diserap atau diterima  berbanding lurus dengan massa benda, massa jenis zat cair, dan perubahan suhu. Manusia tidak terlepas dari namanya gejolak hati yang menimbulkan emosional yang tinggi. Kejengkelan dari sikap orang lain sebagai kalor yang diserap jiwa saat itu massa dosa kita bertambah namun untuk meredam di butuhkan kalor jenis air berupa air wudhu. Hal yang terjadi, Perubahan suhu gejolak hati yang berkurang.
   21.  F = K.(Q1.Q2)/R2
       Dimana F=gaya, K=konstanta, Q=muatan, R=jarak diantara dua muatan.Gaya tarik menarik ataupun gaya tolak menolak berbanding lurus dengan kosntanta (lingkungan) dikalikan kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya ==> Sehingga dapat disimpulkan bahwa kecocokan, gaya ketertarikan ataupun gaya penolakan suatu muatan akan dipengaruhi oleh faktor K, besar muatan Q1 dan Q2 serta kuadrat jarak diantara keduanya. Sebagai contoh sederhana. Ketika jarak antara kedua pasangan sangat jauh dan muatan cinta keduanya tetap, dengan lingkungan yang tidak mendukung (banyak godaan) maka gaya cinta diantara mereka akan mengecil. Sebuah strategi ketika kita ingin mendekati seorang wanita/laki laki agar gaya tarik menariknya kuat, maka diperlukan lingkungan yang mendukung (K), muatan keduanya besar dan saling tarik menarik (Q1,Q2) serta jarak yang dekat (R). Akan wajar saja, ketika kita mendekati wanita/pria dan ternyata tidak mendapatkan respon seperti yang diinginkan, berarti ada komponen yang perlu diselaraskan agar dapat sesuai seperti yang kita inginkan. Disitulah unik dan rumitnya perjuangan mendapatkan gaya tarik menarik cinta
22. makna hukum- hukum  dalam fisika   
Hukum Gay-Lussac: Tekanan dari sejumlah gas pada volume yang tetap berbanding lurus    dengan temperaturnya dalam kelvin. Tekanan dari masalah bakal lebih kecil kalau di selesaikan dengan kepala dingin.
 Prinsip Pascal : Tekanan berbanding terbalik dengan luas penampang dalam gaya yang tetap. Makin berhati lapang, tekanan masalah yang dirasakan makin kecil
Hukum I Newton : Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam. Sedangkan, benda yang mula-mula bergerak, akan terus bergerak dengan kecepatan tetap. Orang kalau udah males , berarti minta dipaksa kalau pengen berubah.
 Hukum II Newton : Jika suatu gaya total bekerja pada benda, maka benda akan mengalami percepatan, di mana arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya. Vektor gaya total sama dengan massa benda dikalikan dengan percepatan benda. Tapi kalau dipaksa ke arah sesat, ya jangan mau. Nanti searah dengan orang yang maksa itu malah ikut sesat.
Hukum III Newton : Apabila sebuah benda memberikan gaya kepada benda lain, maka benda kedua memberikan gaya kepada benda yang pertama. Kedua gaya tersebut memiliki besar yang sama tetapi berlawanan arah. Menganggu atau menyakiti orang lain, konsekuensinya juga bakal disakiti. Sebaliknya, memberikan kebaikan, Insya Allah juga bakal mendapat kebaikan.
 Hukum ampere, arus yang masuk pada suatu pole (titik) sama dengan rus yang keluar dari pole tsb, ketika kita melakukan kejahatan maka kita akan mendapat balasan berupa kejahatan, begitu pula kebaikan.




No comments:

Post a Comment